19 April 2010

Script Jaka&Joko

Halaman 1
Panel 1

Medium Shot, Eye Level View

Gambar judul komik, Jaka dan Joko.
Panel 2
Long Shot, High Angle View

Kali Code dan beberapa rumah di pinggirannya dilihat dari atas jembatan.
Panel 3
Long Shot, High Angle View

Kamar Jaka yang kebanjiran. Tampak pintu dan lemari yang terendam banjir. Sendal dan gitar Jaka yang terapung di atas air banjir. Tampak kaki Jaka yang masih tertidur di atas kasurnya dengan seprai yang berantakan.
Panel 4
Close Up, Eye Level View

Jaka masih tidur nyenyak dengan mulut terbuka.
Panel 5
Close Up, Eye Level View

Jaka tetap tidur dengan mulut menghembuskan nafas.
Panel 6
Close Up, Eye Level View

Jam weker Jaka yang berbentuk seruling berbunyi dengan suara lagu instrumen musik Sunda. Waktu menunjukan pukul 06.00.
Panel 7
Long Shot, High Angle View

Jaka tetap tertidur walau jam weker berbunyi. Tampak tempat tidur Jaka yang berantakan dengan posisi tidurnya yang sama, tidak bergeming. Jam Weker berada di bagian atas tempat tidurnya. Tampak gitar yang mengapung di sebelah tempat tidurnya dan guling yang hampir terjatuh dari tempat tidur.

Halaman 2
Panel 1
Close Up, High Angle View

Jaka mulai membuka matanya perlahan dan belum sadar.
Panel 2
Medium Shot, High Angle View

Tangan kanan Jaka menarik bantal di bawah kepalanya.
Panel 3
Medium Shot, High Angle View

Jaka menaruh bantal menutupi wajahnya, berusaha meredam suara dari jam weker untuk kembali tidur.
Panel 4
Close Up, Eye Level View

Jam weker Jaka bertambah kesal karena waktu telah menunjukan pukul 06.06 dan Jaka belum bangun juga. Jam weker mulai mengeluarkan lagu dengan volume yang lebih keras dan membuat berisik.
Panel 5
Close Up, High Angle View

Jaka mulai geram dan mengeluarkan kepala dari balik bantalnya.
Panel 6
Long Shot, Eye Level View

Jaka bangun dan duduk di tepi tempat tidur dengan mata masih mengantuk, ia belum sadar bahwa banjir telah masuk ke kamarnya.
Panel 7
Close Up, High Angle View

Jaka berdiri dan kakinya terkena air banjir. Air banjir pun muncrat terkena kakinya.
Panel 8
Close Up, Eye Level View

Wajah Jaka basah terkena cipratan air banjir yang disebabkan oleh kakinya sendiri. Jaka segera sadar dan terkejut.
Panel 9
Long Shot, High Angle View

Jaka melihat kamarnya digenangi air banjir. Sandal dan gitarnya mengapung di atas air banjir.

Halaman 3
Panel 1
Medium Shot, Eye Level View

Tampak pintu kamar kos Jaka di bagian kanan dan kamar Joko di sebelah kiri. Di tengahnya terdapat jendela dan bangku panjang dari bambu yang biasa digunakan untuk mengobrol.
Panel 2
Close Up, Eye Level View

Tampak tangan Jaka sedang membuka pintu kamar kosnya.
Panel 3
Close Up, Eye Level View

Tampak tangan Jaka mengetuk pintu kamar Joko.
Panel 4
Close Up, Eye Level View

Tampak tangan Jaka mengetuk kamar Joko dengan lebih keras karena Joko tak kunjung membukakan pintu kamarnya.
Panel 5
Close Up, Eye Level View

Tampak kedua tangan Jaka mulai menggedor-gedor pintu kamar Joko dengan tidak sabar.
Panel 6
Medium Shot, Eye Level View

Karena Joko tak kunjung membukakan pintu, maka Jaka mulai mencoba mendobrak kamar Joko.
Panel 7
Medium Shot, Eye Level View

Pintu kamar belum terbuka. Jaka mencoba mendobrak lebih keras.
Panel 8
Medium Shot, Eye Level View

Pintu akhirnya terbuka.
Panel 9
Long Shot, Eye Level View

Tampak Joko masih tertidur pulas lengkap dengan suara ngoroknya.
Jaka : “Dasar kebo!”

Halaman 4
Panel 1
Medium Shot, Eye Level View

Tampak tangan Jaka menggoyang-goyangkan lengan Joko, mencoba membangunkan Joko yang masih tertidur pulas.
Jaka : “Jok..Jok..Joko..bangun Jok.”
Panel 2
Close Up, High Angle View

Tampak wajah Joko yang tak bergeming walau sudah dibangunkan oleh Jaka.
Panel 3
Medium Shot, Eye Level View

Tampak tangan Jaka yang jail mencabut bulu ayam dari kemoceng yang menggantung di lemari Joko.
Panel 4
Medium Shot, High Angle View

Tampak Jaka meggerak-gerakkan bulu ayam yang telah diambilnya di pusar Joko yang tampak diumbar.
Panel 5
Close Up, High Angle View

Tampak wajah Joko yang sedikit berubah karena mulai merasa geli.
Panel 6
Close Up, High Angle View

Tampak wajah Joko yang mulai membuka matanya dengan ekspresi masih mengantuk.
Panel 7
Close Up, Eye Level View

Tampak wajah Joko yang tiba-tiba berubah menjadi sadar. Ternyata Joko hanya berpura-pura tidur, sebenarnya ia sudah terbangun.
Joko : “Iya..iya..ini aku bangun. Tadi kan cuma acting.”
Panel 8
Close Up, Eye Level View

Jaka merasa kesal dan mengatakan bahwa saat ini banjir masuk ke dalam rumah mereka.
Jaka : “Dasar! Rumah kebanjiran masih aja sempet-sempetnya bercanda!”
Panel 9
Close Up, Eye Level View

Joko yang belum sadar bahwa kamarnya telah tergenang air banjir terkejut, namun ia sangat senang karena ini adalah pengalaman pertamanya mengalami kebanjiran.
Joko : “Wah, banjir…”
Panel 10
Long Shot, Eye Level View

Tanpa basa-basi Joko langsung berenang di air banjir tersebut, ia tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk bermain air. Jaka kesal karena Joko malah berenang di air banjir, bukan panic atau member masukan atas tindakan apa yang harus segera mereka lakukan.
Jaka : “Err..malah mainan lagi.”

Halaman 5
Panel 1
Close Up, Eye Level View

Tampak Jaka yang mencoba mengalihkan ke topic pembicaraan yang utama.
Jaka : “Ya udah, kalo gitu aku keluar sendiri aja buat nyari tau penyebab banjir!”
Panel 2
Medium Shot, Eye Level View

Tampak Joko melepas bajunya yang sudah basah dan kemudian mengikuti Jaka keluar rumah.
Joko : “ Aku ikut!”
Panel 3
Long Shot, Eye Level View

Di depan kos Jaka dan Joko melihat keadaan sekitar. Joko tidak mengenakan baju alias bertelanjang dada, membuat perutnya terlihat sangat besar. Ia juga mengenakan jubah seperti superman.
Panel 4
Long Shot. Eye Level View

Kali Code yang berada tepat di depan rumah Joko meluap. Tampak banyak sampah yang hanyut di kali tersebut.

Halaman 6
Panel 1
Medium Shot, Eye Level View

Jaka melihat Joko yang berkostum seperti itu heran, kemudian Joko menjelaskannya.
Jaka : “Ngapain sih pake kostum begituan?”
Joko : ”Oh ini kostum pahlawan pembela kebetulan…eh, kebenaran. Hehehe…”
Panel 2
Close Up, Eye Level View

Jaka bingung dengan tulisan SB di bagian perut dan jubah Joko.
Jaka : “SB maksudnya apa?”
Joko : “Super Blangkon”
Panel 3
Close Up, Eye Level View

Tampak Joko cengengesan.
Joko : “Bisa juga jadi Super Big, ngalahin Mr. Big dah.”
Panel 4
Long Shot, High Angle View

Jaka malas mengomentari dan kemudian berlalu. Di kiri jalan terdapat kali yang meluap dengan sampah yang hanyut dalam alirannya.
Jaka : “Ah, apalah itu namanya. Mending sekarang cabut buat liat situasi dan kondisi sekitar.”

Halaman 7
Panel 1
Medium Shot, Eye Level View

Tampak bagian bawah jembatan yang tersapat banyak sampah sehingga aliran air menjadi terhambat.
Panel 2
Close Up, Eye Level View

Tampak bagian wajah Joko yang melihat sampah tersebut dan menemukan sumber dari masalah banjir tersebut.
Joko : “Wah,itu dia penyebabnya. Sampahnya bikin mampet, jadi ga bisa ngalir deh airnya.”
Panel 3
Medium Shot, Eye Level View

Tampak Joko bergaya bak pahlawan pembela kebenaran.
Joko : “Joko Sembodo, pembela kebetulan beraksi!”
Panel 4
Long Shot, Eye Level View

Joko malah kembali berenang, ternyata itu hanya alibi agar ia bisa main air lagi. Dari jauh Joko hanya diam menahan emosi.
Panel 5
Close Up, Eye Level View

Jaka hanya berdehem untuk menetralkan semuanya.
Jaka : “Ehm…”

Halaman 8
Panel 1
Medium Shot, Eye Level View

Joko duduk sambil masih berada di dalam air banjir.
Joko : “Enak tau Jak. Kenapa ga mau main air juga. Mumpung banjir. Ga setiap hari kan bisa gini. Hehehe…”
Panel 2
Close Up, High Angle View

Tampak nasi bungkus dengan sisa-sisa makanan yang masih ada hanyut di aliran air banjir.
Jaka : “Air banjir itu penuh kuman tauk! Ada bekas makanan…”
Panel 3
Close Up, High Angle View

Tampak kantong kresek yang berisi sampah rumahan yang hanyut dalam aliran air banjir.
Jaka : “Ada kantong kresek yang isisnya sampah…”
Panel 4
Close Up, High Angle View

Tampak sampah kaleng dan botol yang hanyut dalam aliran air banjir.
Jaka : “Ada sampah-sampah lainnya kayak kaleng bekas dan botol minuman…”
Panel 5
Long Shot, Eye Level View

Tampak WC ala kadarnya yang sering ada di pinggir sungai.
Jaka : “Apalagi di pinggir kali kan suka ada jamban darurat. Itu kan tempat pembuangan…..”
Panel 6
Close Up, High Angle View

Tampak Joko mendadak pusing setelah mendengar penjelasan Jaka.
Panel 7
Long Shot, Eye Level View

Tampak Jaka berusaha mengambil sampah yang ada di bawah jembatan, yang membuat mampetnya aliran air di kali tersebut.

Halaman 9
Panel 1
Close Up, Eye Level View

Tampak peci Jaka jatuh ke air sungai.
Jaka : “E..e..e..peciku!”
Panel 2
Close Up, High Angle View

Tampak Joko yang masih pusing. Jaka berusaha menyadarkannya.
Jaka : “Jok,tolong ambilin peci aku donk, aku ga bisa berenang. Aduh itu peci satu-satunya dari Abah.”
Panel 3
Close Up, Eye Level View

Tampak Joko yang mulai sadar setelah bujukan dari Jaka.
Jaka : “Yang tadi mah aku cuma bercanda. Bo’ong atuh!”
Panel 4
Medium Shot, Eye Level View

Tampak Joko yang mulai bangkit berdiri dan sekali lagi meyakinkan dirinya sendiri dahulu.
Joko : “Beneran kan Jak yang tadi cuma bo’ong?
Jaka : “Iya,aku cuma iri aja sama kamu yang bisa berenang.
Panel 5
Medium Shot, Eye Level View

Tampak Joko mulai beraksi kembali sebagai pahlawan pembela kebenaran.
Joko : “Tunggu, aku dating peci!”
Panel 6
Long Shot, Eye Level View

Tampak Joko yang berenang berusaha meraih peci Jaka, namun ia berenang ke arah yang salah.

Halaman 10
Panel 1
Medium Shot, Eye Level View

Jaka memberitahukan letak pecinya kepada Joko.
Jaka : “Kiri Jok..iya ke kiri terus…”
Panel 2
Close Up, Eye Level View

Peci Jaka masih terapung di air banjir.
Panel 3
Close Up, Eye Level View

Peci Jaka diambil oleh Joko.
Panel 4
Medium Shot, Eye Level View

Jaka takut kalau peci peninggalan Abahnya itu hanyut bersama banjir.
Joko : “Nih Jak, udah beres semuanya.”
Panel 5
Long Shot, Eye Level View

Jaka kaget karena Joko tidak hanya mengambil pecinya yang terjatuh ke ailran air banjir, namun juga sampah-samoah yang ada di bawah jembatan sudah terangkut semua.
Joko : “Sekalian sama yang lainnya. Tuh liat airnya udah ga mampet lagi kan. Hehehe…”

storyline jaka&joko

Menceritakan tentang persahabatan dua orang bernama Jaka dan Joko. Persahabatan yang bermula saat OSPEK mahasiswa yang biasa dilakukan di tahun pertama kuliah. Setiap mahasiswa harus mengenakan papan nama yang berisi nama mereka masing-masing. Jaka yang berasal dari Bandung akhirnya berkenalan dengan Joko yang tinggal di Yogyakarta. Joko menyadari kalau sebenarnya nama mereka itu sama, memiliki arti yang satu, hanya saja karena latar belakang budaya mereka yang berbeda maka nama mereka bila diucapkan akan terdengar berbeda. Atas penemuan Jaka tersebut maka sejak saat itu Jaka dan Joko tidak dapat dipisahkan. Jaka pun tinggal di rumah Joko sebagai anak kos.
Permasalahan dalam komik ini bermula ketika suatu pagi Jaka mendapati rumah kosnya kebanjiran. Bayangkan saja kota Yogyakarta yang tadinya adem ayem menjadi melempem setelah terkena air banjir. Alhasil, fenomena ini tidak dilewatkan begitu saja oleh Jaka dan Joko. Mereka bergotong-royong membereskan sisa-sisa banjir, mencari tahu penyebab banjir, bahkan Joko tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu dengan berenang di air banjir!
Dengan penyampaian cerita yang santai akhirnya diketahui juga penyebab banjir, yaitu sampah yang sudah menumpuk di Kali Code. Sampah ini membuat aliran air sungai menjadi tehambat dan air hujan yang tertampung pun akhirnya meluap. Dari sini Jaka dan Joko berupaya agar selanjutnya banjir tidak ada dalam agenda tahunan mereka.

character chart jaka&joko

character design jaka&joko


21 Februari 2010

more than words..

masih berbau momen hari kasih sayang
sangat sayang jika hanya dilewatkan begitu saja
tanpa rasa,,tanpa cinta dari, oleh, dan untuk kita. .

rasa sayang itu ga terbatas kepada siapapun. .
setiap orang bebas untuk mencintai dan dicintai. .

momen hari kasih sayang ini mengingatkanku akan kasih seseorang
seseorang dari masa lalu yang mungkin untuk mengingat memori-memori itu saja aku tak bisa
seseorang yang mungkin jarang kita perhatikan atau tidak kita sangka dapat tulus mencintai kita

cerita ini bisa aku ingat karena suatu hari ibu menceritakannya. .

kisah ini tentang seorang tukang becak
ya, memang hanya seorang tukang becak
namun kalian pasti akan kagum pada dirinya. .

namanya Pak Jo
usianya mungkin lebih tua dari bapak
beliau yang mengantar jemput aku ke sekolah saat TK dulu

ketika aku pulang ke rumah dan tidak sengaja bertemu dengan Pak Jo
dia selalu bertanya tentang kabar, sekolahku. .
selalu begitu,
dengan senyum ramah khasnya. .

suatu kali ibu bercerita
kalau ibu naik becak Pak Jo dan aku tidak ada di rumah
Pak Jo selalu menanyakan tentang diriku,
"Mbak Ocha kapan pulang bu?"
selalu itu yang ditanyakan, begitu kata ibu

lalu ibu pun melanjutkan ceritanya,
dulu waktu kamu TK ga ada yang nganter jemput kamu
kamu sekolah sendiri
bapak ibu kerja
berangkat dan pulang sekolah hanya diantar Pak Jo

tau nggak,
kata ibu sambil membenarkan posisi duduknya
dulu kalo Pak Jo mau nganter kamu dia bakal ganti baju
dia ga akan pake kaos yang biasa dia pakai untuk menarik becak
dia akan mengganti pakaiannya itu dengan bajunya yang paling bagus
dia selalu menggunakan kemeja

kemeja? kataku
ya, kemeja.. itu pakaian terbaiknya. .

dengan menggunakan pakaian terbaiknya ia mengayuh becak
tanpa takut kalau-kalau kemejanya itu kotor dan bau terkena keringat
ga hanya itu,
setelah turun dari becak dia akan menggandeng tanganmu menuju sekolah
hmm. .
pernah suatu kali saat hujan deras sampai sekolahmu banjir
tau apa yang dia lakukan?
dengan menggunakan pakaian terbaiknya ia menggendongmu
agar kau tidak basah

aku terdiam,
aku benar-benar ga ingat bagian memori itu
yang aku ingat hanya
dulu, aku sering minta recehan sama Pak Jo buat beli es teh
(tau kan teh diplastikin trus dibekukan, kayak es kenyot gitu dah)
dulu harga es berapa ya?
mungkin seratus rupiah masih ada kembaliannya
saat itu yang aku pikirkan hanya es teh
(berhubung pas TK ga ada uang jajan n ibu ga pernah ngebolehin aku minum es kayak gitu)
aku ga mikir kalo buat dapetin seratus rupiah (saat itu) susah
aku ga mikir Pak Jo nyari duit buat menghidupi keluarganya
ckckck. .Ocha. .Ocha. .(gelenggelengmodeon)
begitu terus setiap hari dan Pak Jo tidak pernah menolak keinginanku
hingga akhirnya ibu pun tahu. .
hehehhe

lamunanku buyar ketika
“mau kemana bu, mbak Ocha? ayo Pak Jo antar.”
ah Pak Jo. .
senyumnya tidak berubah.

dimataku Pak Jo bukanlah seorang tukang becak biasa
seseorang dengan kasih yang tulus, sederhana, dan apa adanya
kasih yang ga pamrih dan mengharap balasan
memberikan yang terbaik dari segala yang dia punya

makasih Pak Jo^^

12 Desember 2009

remember our spirit guyz. .

sebelum baca notes ini aku mau bilang kalo ada pencantuman nama secara gamblang ato udah implisit tp diketahui juga,, ga bermaksud pamer ato menjelek-jelekkannya. . niatnya cuma satu, BERBAGI. . coba cari sisi positifnya aja daripada cuma berantem ngebahas negatifnya. . tengkiu. .
beberapa hari yang lalu adekku yang sekolah d jogja sms. .

adek(ad) : mbak, nilai aku ancur. . cur. . kayak kue cucur. . parah dah. .

aku(ak) : lho? koq isa?!

ad : gila aku ga pernah yang namanya ga remidi. . nilaiku yang 7 aja jarang banget. .

ak : mank temen2 kamu gimana?

ad : ya rata2 jelek sih. . kalo 8 kelas di paralel yang bagus ga lebih dari 5 orang dah. .

ak : buset dah. . parah amat. . mank guru2nya pada edan po?

ad : edan kabeh mbak. . apalagi yang guru mipa. . aku ga tau dah besok rapotku kayak apa. . aku cerita gini ke ibu aja udah dimarahin. .

ak : hahahha. . kayak aku jaman sma dulu,, nilainya parah gila. . jelas ibu marah2 lah. . kayak sejarah terulang kembali. . mana anaknya jauh pula. . he. . mank susah apa kamu belum ngerti sih?

(tiba2 jadi teringat jaman sma dulu nilai ancur kayak kue cucur,, parah gila. . waktu itu aku ngerasa susah banget pelajarannya,, guru2nya edan gila. . belum lagi hidup di asrama,, capek,, bagi waktu ma kegiatan lain,, jauh dari rumah. . rasanya pengen nangis gara2 gagal,, gimana mempertanggungjawabkan semua nilai ke ortu,, udah disekolahin jauh2,,mahal. . makanya aku bisa ngerti gimana rasanya jadi adekku nan jauh di sana. . T.T)

ad : ah ya gitu lah. . mana anak2 di sini ga enak banget. . aku kan jadi ga bisa belajar bareng,, ato yang lebih bisa ngajarin gitu. .

ak : kayak gimana lagi manknya?

ad : ya gitu, ga dewasa, dikit2 ngambek, gampang tersinggung, ga bisa diajak bercanda, padahal tau kan mbak aku kan orangnya liar kayak di hutan, dulu kalo di rumah pada biasa aja, temen2 smp dulu jg malah jadiin aku guyonan, tapi mereka enggak, mana temenannya nge-gape lagi. .

ak : udahlah, orang kayak gitu ga usah diurusin. . lagian kan yang penting kamu punya se enggak nya punya satu temen buat pegangan ma tempat curhat kamu, katanya kan kamu punya temen deket yang dari bandung itu lho, klara ya? katanya udah klop. . oia, kenapa ga maen ma yossi aja? kan dia juga dulu temen smp mu. .

ad : oci orangnya lemot, ga bisa dijadiin tempat curhat. . dia tu enaknya jadi tempat bercanda. . kalo klara kan di stero, kalo aku cerita2 ma dia ya dia cuma iya2 aja, orang dia ga ngerti. .

ak : oh,, ga 1 sekolah to? aku pikir sama. . lha terus kamu kalo maen sama siapa? ada temen kan? ga sendirian gitu. .

(aku langsung ngerasa cemas banget. . gimana enggak,, dia cerita ga ada temen yang klop,, temen2nya high class n punya gank semua. . dia sendirian di jogja,, jauh dari rumah. . sumpah,, aku langsung keinget lagi jaman sma dulu,, ngerasa sendirian,, homesick,, jauh dari rumah n di asrama awalnya bikin nangis n pengen pulang terus. . aku takut dia ga kerasan n malah tersiksa di sana)

ad : ya kalo maen aku mah sama siapa aja,, cuma pertemanan di sini aneh,, bukan aku banget. .

(fiuh.. aku langsung bernafas lega. . untung dia gampang bergaul. . n ga nyerah terpuruk gitu aja,, like this dek. . )

ak : hahahha. . ya udahlah,, ga usah nangis gitu. .

ad : nangis mbahmu (kayaknya mbah kita sama dah^^.red)! aku kasian aja sama mereka,, ga pernah ngerasain yang namanya sakit hati, ga diperhatikan, jadi orang yang ada di bawah,, selalu ngalah,, padahal itu semua yang mendewasakan. . pantes aja pemikirannya masih kayak anak sd. . taunya cuma seneng2,, taunya cuma gimana caranya biar jadi yang pertama, eksis, banyak yang suka, mereka mank pinter otaknya tapi hatinya ga sepinter otaknya. .

(sumpah,, abis baca ni sms aku bengong dulu,, ya sekitar 5 detik lah,, ga usah lama2,, takut ketauan paparazzi pas ga oke posenya,, hehehehe. . gila,, aku ga nyangka aja adekku yang dulu di rumah njelei abis gitu dilepas jauh bisa belajar kayak gini??!! nice job dek,, lanjutkan!!)

ak : wew,, gila! nice! amazing! Ya udah kamu ambil sisi positifnya aja,, dengan mereka kayak gitu kan ga ngerugiin kamu,, kamu malah jadi lebih dewasa dalam ngadepin masalah yang ada. . gila aku ga nyangka kamu bisa ngomong gitu. . ckckck. . adeknya sapa dulu. . hahaha (yang ini sebenernya ga ada di dalam naskah,, hehehhe. . cuma mau narsis^^) lha katanya nilainya rata2 jelek, kok kamu bilang pinter?

ad : iya jelek tapi kan ga semuanya jelek. . lagipula nilai jelek kan bukan berarti ga pinter (hahahha. . kayaknya berusaha membela diri. . tapi setuju dek! hahay. . ) ya udahlah,, ngalah aja,, jadilah perintis jadilah pelopor di masa pembangunan,, kobarkan apimu,, sukseskan tugasmu,, revolusi penebusan. . wkwkwk. .

(weh,, aku tambah syok lagi. . kenapa dia jadi apal mars sekolahku??!!)

ak : lho? kok kamu malah apal mars sekolahku?

ad : heh,, itu yang bikin aku jadi semangat sekolah di sini,, kalo aku lagi empet sama kehidupan di sini biasanya aku nyanyi itu biar berasa abis di cas. .

(aku makin bengong,, ni anak dah sarap kali yaaa. . tapi,, gila. . aku yang lulusan sana aja sekarang dah ga gitu mengimani tu lagu. . dia nyadarin aku,, ngingetin aku tentang semangat yang diajarkan 4 tahun yang lalu. . semangat yang harus di bawa terus dan di sebarkan ke seluruh dunia. . adekku mank pengen banget sekolah di situ,, sayangnya dia ga keterima. . aku tau dia ga terpaksa sekolah di sekolahnya yang sekarang,, tapi aku tau,, masih ada penyesalan di dalam dirinya,, dia ngerasa gagal ga bisa di terima di sana. . tapi aku pengen dek kamu ga menyesali pilihan yang udah kamu pilih. . pasti ada sisi positif dan ada jalan yang udah di tentukan olehNya buat kamu. . mungkin ga sesuai dengan keinginan kamu,, tapi jalani aja dengan tulus dan sepenuh hati,, karena semua yang mau ditunjukanNya akan indah pada waktuNya. .)

ak : kamu apal tu lagu dari awal??

ad : tulisin donk dari awal. . aku cuma apal bagian itu doank. .

ak : nyalakan nyalakan
kobarkan kobarkan
api van lith di dadamu
bawalah bawalah
sebarkan sebarkan
ke sluruh tanah airmu
jadilah perintis
jadilah pelopor
di masa pembangunan
kobarkan apimu
sukseskan tugasmu
revolusi penebusan

18 Januari 2009

faith!!caiyooooo....













jalur musik


YANG TERLEWATKAN


By : Eross Sheila on 7


Kemana kau slama ini
Bidadari yang kunanti
Kenapa baru sekarang
Kita dipertemukan
Sesal tak kan ada arti
Karna semua tlah terjadi
Kini kau tlah menjalani
Sisa hidup dengannya
Mungkin salahku melewatkanmu
Tak mencarimu
Sepenuh hati
Maafkan aku
Kesalahanku melewatkanmu
Hinga kau kini dengan yang lain
Maafkan aku
Jika terulang kembali
Kau tak akan terlewati
Segenap hati kucari
Dimana kau berada
Walau kuterlambat
Kau tetap yang terhebat
Melihatmu, mendengarmu
Kau lah yang terhebat



BETAPA


By : Eross Sheila on 7


Seminggu setelah kau pergi
Teman silih berganti menghiburku
Berkata semua teratasi
Dan terus sembunyi
Di balik senyum palsuku
Dengar dirimu
Tak sendiri lagi
Setahun setelah kau pergi
Ku masih sembunyi
Di balik senyum palsuku
Dengar dirimu
Tak sendiri lagi
Betapa hancurnya
Hati dan jiwaku
Betapa hancurnya

Dua lagu terbaru Sheila on 7 sekarang..
Kemaren malem aku nonton Sheila on 7 di Extravaganza..
Sueneeeng’e rek..
Jadi inget waktu pertama kali suka ma mereka..
Waktu itu kelas 4 Se-De,,
Pas keluar album keduanya yang Sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan,,
Waktu itu mereka juga ikut maen beberapa episode awal di sinetron yang make lagu mereka buat soundtrack,,
Kalo ga salah judul sinetronya tu Cinta Pertama,,
Waktu itu lagu yang dipake Bila kau tak disampingku sama Temani aku..
Di ending sinetron pasti ada Sheila on 7 yang lagi maen Temani aku,,
Nah, dari situ aku sukanya..
Kayaknya dari personilnya tu ramah banget, lucu juga (seneng bercanda gitu), lirik lagunya tu ngena banget (ciamiiikk lah!!hehehe), suranya Duta juga rasanya menenangkan banget,,hehehe
Dari situ aku suka…
Mereka tu bisa ngasih contoh baik ke aku..

SEDERHANA DALAM SIKAP
KAYA DALAM KARYA
ITU YANG BIKIN HIDUP LEBIH HIDUP!!

Dengan gaya mereka yang sederhana dan apa adanya mereka punya sesuatu yang luar biasa di dalemnya..
Itu yang penting!
Makanya ampe sekarang pun aku tetep setia menjadi Sheila Gank (sebutan untuk penggemar Sheila on 7.red),,
Kalo diitung-itung dari awal suka ampe sekarang berarti udah 9 tahun aku suka Sheila on 7!!wuidih,,moga hepi ever after,,hohoho..
Oia, selama itu ada kejadian seru lho,,
Waktu aku mau UAN pas SMA kemaren aku dapet secarik kertas yang isinya kayak gini,,

To : Ocha on 7
(di sini ada tanda tangannya Duta)
Duta SO7
Salam kenal!!
Semoga luluz!!


(ntar decg aku scan-in kertasnya)
Wuidih,,rasanya jadi semangad belajar waktu itu buat UAN,,hehehe
Tu kertas dapetnya dari temen SMAku yang namanya Arum,,
Waktu itu dia yang abiz dari Jakarta mau balik ke Jogja ketemu Duta di kereta,,
Katanya sih Duta mau balik Jogja setelah dia jadi komentator di Idola Cilik..
Trus dia langsung deh cerita tentang aku yang suka ma Sheila on 7 n minta foto ma tanda tangannya,,
Dapet decg..hehehe
Tenkz Arum..

Cerita ke 2 lebih ngegemezin lagi,,
Waktu itu aku lagi liburan di Jogja,,
Trus jalan2 ke Malioboro,,
Biasalah parkir di Malioboro pasti rame banget..
Nah, setelah menemukan parkiran kosong,,
Eh…..
Koq kayak ngeliat seseorang yang familiar..
Astaga!! ada Eross keluar dari mobil sebelah yang udah parkir duluan!!!!
Arrgghhhhh!!!!sumpah,,yakin dah ga salah liat!!!tapi waktu itu aku ga bisa langsung keluar dari mobil,,
Secara, mobil lagi mau parkir,,
Dah gitu posisiku bener2 ga strategis buat keluar,,
Aku duduk paling belakang di tengah-tengah di salam sebuah mobil Kijang yang belakangnya ga ada pintunya!!!!
Arrrggggghhhhh!!!!!!!
Gemez banget!!
Aku seneng ngeliat style-nya,,
Cuma pake kaos biasa aja,,
Trus dia juga ramah banget nyapa semua orang yang ada di situ,,,
Terutama penjual-penjual yang ada di Malioboro itu (waktu itu sih aku parkirnya di deket Pasar Sore Malioboro)..
Wah,,emank ga salah mengidolakan mereka…
Bener-bener orang TOP yang LOW profile banget!!
Salut!!
Thx maz buat pelajarannya..!!
Sukses selalu…

ayo berbagi!


Ada cerita waktu aku mau masukin artikel yang pertama..
Berhubung aku ngedapetin cerita inspiratif itu dari Kelix so ada niat buat majang fotonya sekalian,, sekalian mejeng juga gitu,,hehehe
Nah, dari perbincangan ngomongin soal itu aku menemukan sesuatu yang bagus lagi nih,, makanya cepet-cepet aku catet…
Dengerin dengan seksama ya…


Jika kamu merasakan kesedihan,,
Bagilah kesedihanmu itu kepada orang lain,,
Maka kesedihanmu itu akan berkurang setengahnya..
Jika kamu merasakan kebahagiaan,,
Bagilah kebahagiaan itu kepada orang lain,,
Maka kebahagiaanmu itu akan bertambah dua kali lipatnya..

Wuidih…
Jadi inget pertama kali aku denger kata-kata ini, dari Pak Wahyu,,
Beliau adalah guru ekonomi/akuntansi waktu di Van Lith(ini SMAku dulu,,waktu masih muda,,hohoho)
Tapi bener banget lho kata-katanya..

Kalo soal sedih sih kita biasa buat menceritakannya ke orang lain,,kita lagi butuh orang lain gitu lho..
Tapi kalo soal bahagia sih,, aq yakin (aku sendiri juga gini) kadang mikir-mikir dulu deh,, ga bisa segampang kayax membagi kesedihan..


So, it’s time to do it!!

Nb : akhirnya Kelix memperbolehkan,,hehehe
Katanya,,

Ya boleh-boleh aja Cha
Selama masih digunakan untuk kebaekan,,
hihihihihihihihihihi…..

inner wonderwoman, outer wonderwoman..


Ternyata mencoba bangkit lagi setelah jatoh tuh ga gampang ya..

Kalo ada orang yang deket sama kamu,
dia melakukan kesalahan,,
dan itu nyakitin banget buat kamu,,
apa kamu masih mau memaafkannya??
atau langsung ke pertanyaan yang lebih berbobot lagi,,
apa kamu tulus mau memaafkannya??

Kata lagunya Sherina sih,,
SETIAP MANUSIA DI DUNIA PASTI PERNAH SAKIT HATI,,
TAPI HANYA YANG BERJIWA KSATRIA YANG MAU MEMAAFKAN..

Yah, mencoba bangkit kembali sama aja BELAJAR MENJADI CEWEK YANG KUAT, istilah kerennya sih jadi superwoman ; ) (hehehe,,gini bukan sih cara nulis superman versi cewek??)


MENJADI CEWEK SUPER YANG PUNYA DENDAM JUGA GA SUPER JADINYA, so pilihan untuk menjadi CEWEK SUPER yang BERJIWA KSATRIA pasti lebih baik,,

JADI CANTIK DI LUAR, CANTIK DI DALAM,,wuidih!!

kalau bisa, hebat!!!

sasdasdasdsasdsasdasdsaaasdasdsaaasdsasdaasasdsasdas
dasdasadasdaaaaaaaaadaadadasadsadsads

BISA GA MERASAKAN APA YANG AKU TULIS??

jatuh bangun..

Aku minta pada Tuhan setangkai bunga segar,
Ia beri aku kaktus berduri..

Aku minta pada Tuhan binatang mungil nan cantik,
Ia beri aku ulat berbulu..

Aku sempat sedih, protes, dan kecewa..

Betapa tidak adilnya ini,
namun kemudian kaktus itu berbunga sangat indah
dan ulat itu pun tumbuh dan berubah menjadi kupu – kupu yang teramat cantik..

Itulah jalan Tuhan,
indah pada waktuNya..

Tuhan tidak memberi apa yang kita harapkan,
tapi Tuhan memberi apa yang kita perlukan..



Kata-kata ini aku dapet dari Kelix,,
Katanya sich ini hasil perenungannya (halah!),,
Waktu itu dia lagi ke Cilacap truz mendapatkan tuah hasil refleksinya kayax gini,, Hehehe…
Huff…
Emang bener sih TUHAN PASTI MEMBERIKAN KITA APA YANG SEBENERNYA KITA PERLUKAN,,
Masalahnya kadang kita ga nyadar aja, karena mungkin apa yang Tuhan berikan ga sesuai dengan apa yang kita harapkan (ini pasti yang sedang terjadi),,



“AKU YAKIN TUHAN GA AKAN MEMBERIKANNYA SECARA INSTAN,,
ADA YANG MAU IA TUNJUKKAN PADAKU,,
IA INGIN AKU BELAJAR,,
MENJADI KUAT..”



Membuat kita
terus berharap,
memohon,
meminta…
dan ketika harapan itu cuma berlalu menjadi harapan saja
kita terus mengeluh,
sedih,
protes..
Susah sih ngejalaninya…
banget!!!
Apalagi saat kita lagi jatoh..
Andai aja waktu cepat berlalu
so kita ga ngerasa sakitnya saat ngelewatin hidup tanpa harapan yang terwujud…
Yah, andai…
dan AKU YAKIN KAMU GA AKAN MENJADI KUAT!



di ending cerita Kelix bilang,,
Aku juga ga tau rencana Tuhan buat kamu,,
Dari dulu aku percaya itu kok,,
Mungkin harapan kita ga sesuai dengan apa yang diberi sama Tuhan,,
TAPI JUSTRU PEMBERIAN DARI TUHAN ITU YANG SELAMA INI KITA PERLUKAN..